Pengalaman Dibumi
Saat saya kecil saya merupakan anak yang ceria, suka bermain, bercanda dan sangat percaya diri. Bisa dibilang tingkat kepercayaan diri saya lebih dibandingkan anak-anak seumuran saya. Seiring bertambahnya usia, ketika naik kelas 4 SD, personality saya berubah 90 derajat. Saya jadi anak yang menyendiri, tidak suka bergabung dan berbaur dengan anak-anak yang lainnya. Saya terbiasa menjadi anak yang tidak dianggap oleh teman-teman sebaya saya dan saya beradaptasi dengan itu.
Ketika SD sering bertanya-tanya mengapa saya memiliki kehidupan yang berbeda dengan anak-anak yang lainnya, dan saya tidak mempunyai orang yang bisa dipercaya untuk berbagi cerita dan keluh kesah. Anak-anak di keluarga saya dibesarkan menjadi anak yang mandiri karena orang tua saya sangat keras kepada anak-anaknya dulu. Itu mengapa saya mencoba untuk meng-handle semua kesulitan saya sendiri, menjadi anak yang tidak ketergantungan dengan siapapun dan membentuk sifat yang individualis. Saya mengalami yang namanya di bully ketika SD, teman mem-bully saya dengan membicarakan saya dari belakang dan menjelek-jelekkan saya.